NARASI SUGESTIF B.J HABIBIE

  Suasana di bulan Mei 1998 sangat panas, bukan hanya dari segi suhu, tapi juga emosi jutaan orang. Krisis moneter sedang berada di titik terparah. Harga-harga melambung tinggi, banyak yang di-PHK. Rakyat sudah lelah. Mereka menuntut perubahan.
   Di jalanan, ribuan mahasiswa berunjuk rasa, menyerukan Reformasi dengan suara yang menggelegar. Mereka mendesak agar Presiden Soeharto, yang telah berkuasa selama 32 tahun, mundur. Puncaknya, terjadi tragedi yang memilukan, dan kerusuhan melanda banyak kota, terutama Jakarta. Situasinya sangat menegangkan, penuh dengan rasa ketakutan dan harapan yang saling bertabrakan di berbagai sudut.
Kemudian, pada 21 Mei 1998, saat segalanya terlihat gelap dan kacau, sesuatu yang tidak terduga terjadi: Presiden Soeharto menyatakan mundur.
  Tiba-tiba, Pak Habibie, seorang ahli pesawat yang sebelumnya hanya menjabat sebagai wakil, diharuskan untuk tampil ke depan dan dilantik sebagai Presiden ketiga Republik Indonesia. Beliau langsung menghadapi beban yang sangat besar: menstabilkan negara yang sedang kacau, memulihkan ekonomi yang rusak, serta memulai transisi menuju demokrasi.
     Dalam waktu yang singkat (517 hari), Pak Habibie melakukan banyak langkah berani. Beliau membuka ruang bagi kebebasan pers, membebaskan tahanan politik, merintis undang-undang yang menjamin kebebasan berorganisasi, dan yang paling penting, mempersiapkan dasar untuk pemilihan umum yang demokratis.
    Masa kepemimpinan beliau tergolong singkat, seperti jembatan yang rapuh dalam badai. Namun, jembatan tersebutlah yang mengantarkan Indonesia dari era Orde Baru ke era Reformasi, membuka akses kepada kebebasan yang kita rasakan saat ini. Meski bukan seorang politikus terkemuka, beliau adalah seorang negarawan yang berani membuat keputusan sulit demi rakyatnya pada saat-saat kritis. 

Comments

  1. kelebihan:Penjelasan yang Jelas dan Lugas dan menjelaskan suatu topik secara jelas dan lugas, menguraikan tahap-tahap kejadian atau rangkaian perbuatan yang terjadi.
    kekurangan:tidak menekankan , emosi atau cenderung formal

    ReplyDelete

Post a Comment